Sunday, September 2, 2012

LEBIH BAIK GR DARIPADA MINDER


Oleh : Izadian Zaini Fahrozi
Menanggapi beberapa inbox yang seringkali mampir di facebook saya. Mereka bertanya, apa yang saya lakukan kok bisa bertemu dan berkawan dengan banyak orang hebat.

Bagaimana saya bisa satu panggung dengan Merry Riana - Motivator wanita no 1 Asia? Bagaimana saya mempunyai beberapa teman yang level bisnis, usia, dan banyak hal lainnya sudah sangat jauh berada di atas saya?

Kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman, sebuah rahasia sederhana yang ketika kita melakukannya akan banyak mengubah dalam hidup Anda. Begitu banyak orang yang menganggap saya begitu luar biasanya. Tidak banyak yang tahu bahwa saya mengalawi karir pembicara saya baru beberapa bulan ke belakang di tahun 2012. Jadi masih sangat-sangat baru, dan belum banyak jam terbang. Hanya saja say termasuk orang yang beruntung. Saya bertemu dengan banyak “keajaiban” yang mendekatkan ke impian-impian saya. Sebelumnya ingin saya katakan adalah bahwa saya adalah masih dalam tahap/level belajar. Saya pun masih berproses untuk menuju “kondisi” yang saya inginkan. Tidak ada niat untuk menggurui dan sebagainya. Saya hanya ingin sedikit sharing apa yang saya lakukan. Semoga pengalaman saya bermanfaat.

Sebelum bercerita terlalu jauh, saya ingin menceritakan sedikit tentang pribadi saya dahulu. Saya adalah orang termasuk orang yang sangat minder, pemalu. Ketika di masa sekolah bahkan sampai kuliah, saya adalah termasuk orang yang sangat pendiam. Ya karena saya adalah tipe orang yang sangat pemalu dan minder. Ketika banyak di antara teman-teman saya dengan kebandelan masa SMA nya, berpacaran kesana kemari. Saya adalah orang yang bisa keluar keringat dingin hanya karena duduk di sebelah seorang perempuan. Fase-fase seperti ini saya bawa dan alami cukup lama, bahkan sampai di bangku kuliah. Saya masih termasuk orang yang sangat pemalu dan minder.

Sampai pada sebuah fase, di masa saya bekerja dan bertemu dengan banyak orang. Bertemu dengan banyak orang hebat. Saya masih orang pemalu, namun sesuatu yang pasti adalah saya tipe pembelajar. Saya menyukai belajar kepada banyak orang. Saya sangat yakin bahwa semua orang mempunyai sejarah dan pencapaian mereka masing-masing. Selalu saja ada banyak hal yang bisa dipelajari. Terlebih lagi kepada orang-orang yang saya anggap expert pada bidangnya masing-masing.

Saya jadi teringat sebuah cerita yang sedikit lucu. Saya mempunyai seorang teman, kebetulan eks teman SMP saya. Kebetulan teman ini bekerja di sebuah lembaga keuangan. Saya seringkali bertemu dengan dia seperti biasa. Sampai pada sebuah kesempatan, saya beberapa ke kantor teman saya itu, nah yang saya temui tentu saja adalah bos nya karena memang kami adalah teman dalam komunitas kami. Sebuah komunitas para pengusaha. Temans aya yang pada awalnya bersikap seperti biasa saja pada umumnya menjadi sangat sungkan dengan saya, kenapa? Ya karena saya seringkali kesana-kemari bersama dengan bos-nya.

Mas, saya pengen ketemu ini....., namun saya minder mas, malu mas dan seterusnya. Begitulah sekian banyak inbox yang datang ke saya.

Saya pastikan, saya pun pernah mengalaminya. Seringkali kebanyakan orang sudah minder duluan ketika bertemu dengan orang lain yang kita anggap levelnya berada lebih tinggi dibandingkan dengan kita. Seperti misalnya adalah dalam hal materi, prestasi, jabatan dan sebagainya. Fikiran kita seringkali dipenuhi dengan prasangka dan ketakutan-ketakutan.

Nanti kalau saya dicuekin gimana? Dia kan hebat, saya ini siapa? Apa dia masih ingat saya? Dan seterusnya.

Memelihara prasangka-prasangka seperti itu ternyata sama sekali tidak ada gunanya. Saya pernah mengalami sebuah momen, yang pada akhirnya mengubah keyakinan saya. Ambil saja tindakan, ketika “hati” kita berkata kita harus melakukannya. Termasuk misalnya adalah bertemu dengan orang-orang penting atau orang yang kita anggap levelnya lebih tinggi dibandingkan kita. karena ternyata seringkali ketakutan-ketakutan seperti itu hanya ada dalam fikiran kita. Pernahkah kita mengalami sebuah momen dan kita berkata seperti ini “wah ternyata tidak seserem yang saya bayangkan!”. Nah begitulah. Itu menunjukkan bahwa seringkali prasangka-prasangka hanya ada dalam fikiran kita.
Saya seringkali bertemu dengan orang-orang yang ternyata sangat baik. Ketika saya memutuskan mengambil tindakan untuk belajar, bersilaturahmi dengan mereka. bahkan meski seringkali mereka levelnya sudah sangat jauh di atas (menurut ukuran saya pribadi).

Lalu apa yang harus dilakukan ketika bertemu dengan orang-orang yang seringkali membuat kita minder? Saran-saran berikut ini akan mengubah hidup Anda, ketika Anda melakukannya seperti apa yang saya lakukan :
  1. Tunjukkan antusiasme Anda ketika bertemu dengan orang lain. Kita menyukai bertemu dengan orang bersemangat, maka begitu juga orang lain.
  2. Berikan pujian tulus. Ingat pujian tulus! Pujian tulus dan mencari muka sungguh sangat jauh berbeda. Pujian tulus datang dari hati, cari muka atau penjilat seringkali melakukannya hanya untuk tujuan terntentu. Lalu bagaimana melakukannya? Carilah poin positif dari lawan bicara kita, berikan pujian. Semua orang menyukai pujian. Percaya atau tidak, kebanyakan dari kita seringkali begitu mudah memberikan kritik atas kesalahan orang lain namun diam seribu bahasa ketika melihat prestasi orang lain. Jangan menjadi salah satunya!
  3. Tunjukkan keseriusan kita untuk belajar. Banyak orang sukses yang ingin mengajari orang lain cara mereka untuk bisa ke level mereka sekarang. Nah mereka hanya mencari orang-orang yang tepat, yang serius bertanya dan belajar kepada mereka. Percaya deh, ketika kita menunjukkan kesungguhan kita mereka akan mengeluarkan begitu banyak “jurus” bahkan seringkali ilmu yang sangat mahal harganya dan tidak diketahui banyak orang.
  4. Ingat, ketakutan-ketakutan seringkali hanya ada dalam fikiran kita. Minder itu wajar. Tapi jangan kemana-mana minder. Prinsip saya adalah “LEBIH BAIK GR DARIPADA MINDER”.Melakukan ini saja akan mengubah hidup Anda. Banyak hal positif yang saya dapatkan dengan melakukan prinsip sederhana ini. Begitu banyak, kesempatan bagus ketika saya terapkan dalam kehidupan saya. silakan dicoba.

Demikian sharing singkat saya menurut pengalaman pribadi saya. Melakukan semuanya akan mengubah hidup Anda. Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment